SJ Health - шаблон joomla Авто
Breaking News:
Cara Mendeteksi Kanker Payudara Sejak Dini -- "Jakarta – Kanker payudara dapat menyerang siapa saja, termasuk perempuan muda. Karena ..." -- 01 October 2012
Tepat...! Perempuan Jadi Kunci Utama Pembangunan Nasional -- "JAKARTA – Kunci utama pembangunan nasional tidak hanya terletak di atas pundak laki-laki. ..." -- 05 December 2012
Wow...! GPSP Latih Generasi Zaman Now Bangun Kesadaran Gender -- "JAKARTA- Yayasan GPSP (Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan) menyadari betul pentingnya ..." -- 01 October 2012

Pekerjaan wartawan pada era 60-an belum setenar sekarang. Namun, Bieba Baely sudah terlanjur jatuh hati dengan dunia jurnalistik, padahal waktu itu profesi wartawan bagi kaum perempuan belum dianggap sebagai hal yang lumrah.

Benar saja, ketika menyelesaikan pendidikan SMA-nya, keputusan Bieba masuk ke Perguruan Tinggi Jurnalistik (sekarang Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, atau IISIP Jakarta) banyak dipertanyakan oleh keluarga. Bahkan tak sedikit akhirnya mencibir cita-cita perempuan kelahiran Jakarta, 26 Oktober itu.

“Waktu itu dibilang, kamu mau ngapain jadi jurnalis, atau jadi penyiar? Lalu dihina-hina lah. Karena jadi wartawan jaman dulu itu tidak beken,” ungkap Bieba.

Memang tidak beken, kata Bieba. Kebanyakan perempuan setelah lulus dari SMA, berlomba-lomba masuk ke jurusan-jurusan favorit. Seperti Sastra Inggris, Hukum, Psikologi, dan Ekonomi. Sementara pilihannya masuk ke jurusan jurnalistik, didasari pada kegemarannya menulis sejak SMA.

Lulus dari Perguruan Tinggi Jurnalistik, Bieba tak langsung mendaftar sebagai wartawan. Sebuah perusahaan BUMN mempekerjakannya sebagai humas. Tak lama, Bieba memutuskan keluar, dan beralih profesi menjadi wartawan di Berita Buana pada 1964.

Ada satu hal yang menjadi alasan Bieba menekuni dunia jurnalistik, yakni berpikir kritis. Menjadi seorang wartawan, melatih perempuan penyuka dunia politik itu lebih tajam dan selektif dalam mencerna fakta di lapangan. Kebiasaan itu pun akhirnya mendarah-daging hingga sekarang.

“Saya pernah ke cirebon tahun 70-an, terus lihat sampah menggunung. Saya tulis di koran, lalu dipanggil sama walikota. Besoknya dibuldoser itu sampah,” tuturnya.

Bieba bergabung dengan Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP) pada 1998. Melalui yayasan yang didirikan oleh Herawati Diah pada 27 Oktober 1998 itu, Bieba terus mendorong perempuan Indonesia, supaya bangkit dari cara berpikir yang jumud.

Jomplangnya kesetaraan laki-laki dan perempuan, menurut Bieba, harus segera diselesaikan.

Bieba mengacuhkan pandangan orang-orang, yang menganggap perempuan tak cocok jadi wartawan. Bieba sudah membuktikan bahwa perempuan bisa memaksimalkan kemampuannya, bila mau keluar dari zona nyaman.

Untuk dianggap setara dengan laki-laki, kata Bieba, perempuan harus berdaya secara ekonomi, sosial dan politik.

“Saya ingin perempuan indonesia menggunakan otaknya demi perbaikan bangsa ini, supaya setara dengan laki-laki. Jangan terus-terusan dipendam,” tegas Bieba.

Jika perempuan hanya berpangku tangan dan terus terjebak dalam budaya patriarki, maka jangan harap kesetaraan itu bisa terwujud. Malah, perempuan akan tetap selalu dinomorduakan dalam pergaulan sosial di masyarakat.

“Lihat, meski sama-sama punya otak dan berpendidikan S3, jumlah rektor perempuan masih minim. Kalah dibandingankan laki-laki. Di jenjang pegawai pun, perempuan yang menduduki jabatan eselon satu masih kurang,” katanya.

Bagi Bieba kesetaraan bukan pemberian, melainkan upaya keras yang harus ditempuh oleh perempuan.

Social Comments and Sharing

Top view

15.09.2019

Kisah Ramidi Nunggak SPP

  Jakarta – Ramidi tak pernah benar-benar

+ View

15.09.2019

Hadiah Laptop untuk Si

Jakarta – Di era teknologi dewasa ini, komputer

+ View

22.02.2019

Ibu Linda Agum Gumelar

Pada Hari Kamis 21 Februari 2019 di Ruang Merica

+ View

12.02.2019

SOSIALISASI PANDUAN

Pada Hari Rabu 13 Februari 2019 Ibu Noesje

+ View

20.12.2018

Pembahasan Usulan

Kegiatan Berkala GPSP, rapat pengurus yang

+ View

11.09.2012

Memikul Indonesia di

Berkaca pada sejarah Indonesia, kiprah perempuan

+ View

Most Popular

Hadiah Laptop untuk Si ...

Jakarta – Di era teknologi dewasa ini, komputer ...

+ View

Ibu Linda Agum Gumelar ...

Pada Hari Kamis 21 Februari 2019 di Ruang Merica ...

+ View

Jika Melapor, Pecandu ...

Jakarta – Tidak dipungkiri peredaran narkotika di ...

+ View

Inspirasi Perempuan

Anita Mae: Keahlian Jadi ...

Jakarta – Pemberdayaan perempuan di Indonesia ...

Diskusi Nasional: Peran ...

Acara Diskusi Nasional bertajuk "Peran Perempuan ...

Atlet Indonesia Harus ...

Jakarta – Prestasi Indonesia di kancah Asia saat ...

Linda Gumelar Tak Mau ...

Setelah berhenti sebagai Menteri Pemberdayaan ...

  • Prev
  • Mitra & Partner
Template Settings
Select color sample for all parameters
Red Green Olive Sienna Teal Dark_blue
Background Color
Text Color
Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction
Scroll to top