SJ Health - шаблон joomla Авто
Breaking News:
Cara Mendeteksi Kanker Payudara Sejak Dini -- "Jakarta – Kanker payudara dapat menyerang siapa saja, termasuk perempuan muda. Karena ..." -- 01 October 2012
Tepat...! Perempuan Jadi Kunci Utama Pembangunan Nasional -- "JAKARTA – Kunci utama pembangunan nasional tidak hanya terletak di atas pundak laki-laki. ..." -- 05 December 2012
Wow...! GPSP Latih Generasi Zaman Now Bangun Kesadaran Gender -- "JAKARTA- Yayasan GPSP (Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan) menyadari betul pentingnya ..." -- 01 October 2012

GPSP lahir pada 28 Oktober 1998. Berfokus pada bidang politik meskipun tidak berafiliasi dengan partai politik manapun, dengan menargetkan edukasi politik kepada perempuan agar melek politik dan dapat berpartisipasi aktif. Ide pendirian GPSP – kala itu Gerakan Perempuan Sadar Pemilu – berawal dari ajakan Herawati Diah pada beberapa wartawan senior (Muktiah Mashud, Tuti Kakiailatu, Ani Bertha Simamura, Indu Devi Sartadi, Debra Yatim, Dana Iswara dan Eka Budianta) untuk membuat sebuah gerakan demi memperjuangkan hak-hak dan kebebasan perempuan sebagai warga negara, utamanya di bidang politik. Jelang pemilu 1999, perempuan masih dinomorduakan dalam segala aspek bernegara bahkan kerap didesak sedemikian rupa supaya mengikuti partai pilihan suami.

Seiring perkembangan dan kebutuhan akan legalitas untuk menjadi yayasan, GPSP pun pada November 1999 berubah menjadi Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan. Kesetaraan gender tetap menjadi roh yang diusung GPSP sejak awal oleh para pendiri GPSP. Selain segala bentuk perjuangan gerakan pemberdayaan perempuan yang mulai melebar ke bidang ekonomi, sosial dan budaya selain politik. Para pendiri itu adalah Herawati Diah, Sophie Sarwono, GKR Hemas, Kardinah Soepardjo Roestam, Mayling Oey Gardiner dan Martina Widjaja.

 

Menjelang dua dekade, GPSP semakin gencar melakukan pemberdayaan kaum perempuan secara intensif dan masif melalui forum diskusi, seminar, lokakarya, pelatihan dan kampanye. Bidang-bidang baru seperti pencegahan tindak pidana korupsi, pertahanan dan ketahanan bangsa pun dijajaki demi mencapai impian besar yaitu anak perempuan dan perempuan yang semakin berdaya di segala aspek kehidupan. Kedepan, GPSP akan terjun secara aktif mengawal berbagai rancangan undang-undang terkait politik. Selain itu, kemitraan dengan pemerintah, lembaga legislatif dan lembaga masyarakat serta sektor swasta akan terus ditingkatkan sehingga sinergi ini mampu membawa perubahan yang lebih baik.

 

 

 

 

LOGO GPSP

 

Logo GPSP berbentuk bulatan denga warna ungu dan didalamnya terdapat gambar perempuan dengn tangan ke atas berwarna hijau yang dilingkari warna putih.

 

Arti dan Makna Logo

 

WARNA :

 

UNGU sebagai warna rahim yang melambangkan GPSP sebagai organisasi perempuan

HIJAU sebagai warna ketentraman

PUTIH sebagai warna kesucian

Warna dasar PUTIH sebagai landasan berpikir Yayasan GPSP

 

GAMBAR :

 

LINGKARAN UNGU sebagai rahim atau kodrat perempuan sebagaimana yang selama  ini ada dalam wacana umat manusia. Bentuk lingkaran dipilih karena melambangkan keabadian.

 

WANITA BERWARNA HIJAU dengan tangan menggapai ke atas dari lingkaran rahim (kodrat), melambangkan wanita yang ingin menggapai hak dan harkatnya sebagai warnanegara, namun dengan jalan damai dan tenang.

 

NUANSA PUTIH MENGELILINGI WARNA HIJAU, menekankan bahwa dalam mencapai tujuan-tujuannya harus dengan jalan, hati dan pikiran yang bearish, baik kepada sesama anggota ataupun masyarakat.

Suffix "Menu"

Indonesia

15.09.2019

Kisah Ramidi Nunggak SPP 14 Bulan

  Jakarta – Ramidi tak pernah benar-benar merasa tenang saat

+ View

15.09.2019

Hadiah Laptop untuk Si Anak

Jakarta – Di era teknologi dewasa ini, komputer laptop mungkin

+ View

22.02.2019

Ibu Linda Agum Gumelar di angkat

Pada Hari Kamis 21 Februari 2019 di Ruang Merica Hall Hotel Menara

+ View

Diskusi

11.09.2012

Anita Mae: Keahlian Jadi Kunci

Jakarta – Pemberdayaan perempuan di Indonesia belum sepenuhnya bisa

+ View

11.09.2012

Diskusi Nasional: Peran Perempuan

Acara Diskusi Nasional bertajuk "Peran Perempuan dalam Pertahanan dan

+ View

11.09.2012

Atlet Indonesia Harus Fokus

Jakarta – Prestasi Indonesia di kancah Asia saat ini masih dinilai lemah.

+ View

Perempuan Jangan Takut Berpolitik

Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas, politik tak semenakutkan yang dibayangkan. Justru perempuan harus lebih banyak lagi terjun ke dunia politik. Pasalnya, di negeri yang berasaskan demokrasi ini, hanya politik yang bisa dijadikan alat untuk menyampaikan aspirasi, dan menelurkan kebijakan.

Kemajuan Perempuan Indonesia di Bidang Pendidikan

Bagi salah satu pendiri GPSP, Prof Mayling Oey Gardiner, pemberdayaan perempuan di Indonesia sudah menunjukan kemajuan yang signifikan terutama di bidang pendidikan. Apalagi jika dibandingkan dari sejak GPSP berdiri hampir 20 tahun lalu.

Suffix "Title5 "

Inspirasi Perempuan

Anita Mae: Keahlian Jadi ...

Jakarta – Pemberdayaan perempuan di Indonesia ...

Diskusi Nasional: Peran ...

Acara Diskusi Nasional bertajuk "Peran Perempuan ...

Atlet Indonesia Harus ...

Jakarta – Prestasi Indonesia di kancah Asia saat ...

Linda Gumelar Tak Mau ...

Setelah berhenti sebagai Menteri Pemberdayaan ...

GPSP - Training of Trainer 

Video - Tagline GPSP 

Video Profil GPSP 

GPSP - Oelfah Hermanto 

Prof. Dr. Mayling Oey Gardiner 

GPSP - Tri Lestari 

  • Prev
  • Mitra & Partner
Template Settings
Select color sample for all parameters
Red Green Olive Sienna Teal Dark_blue
Background Color
Text Color
Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction
Scroll to top