SJ Health - шаблон joomla Авто
Breaking News:
Cara Mendeteksi Kanker Payudara Sejak Dini -- "Jakarta – Kanker payudara dapat menyerang siapa saja, termasuk perempuan muda. Karena ..." -- 01 October 2012
Tepat...! Perempuan Jadi Kunci Utama Pembangunan Nasional -- "JAKARTA – Kunci utama pembangunan nasional tidak hanya terletak di atas pundak laki-laki. ..." -- 05 December 2012
Wow...! GPSP Latih Generasi Zaman Now Bangun Kesadaran Gender -- "JAKARTA- Yayasan GPSP (Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan) menyadari betul pentingnya ..." -- 01 October 2012

Berkaca pada sejarah Indonesia, kiprah perempuan di masa perjuangan tidak bisa dinafikan. Sebut saja Cut Nyak Dien, Nyi Ageng Serang, Kartini, hingga Dewi Sartika, semuanya merupakan perempuan-perempuan hebat yang mencurahkan tenaganya untuk kemerdekaan Indonesia.

Namun, seiring berjalannya waktu perjuangan mempertahankan NKRI tidak lagi harus mengangkat senjata. Justru, saat ini perempuan Indonesia memiliki tugas berat untuk menjaga anak-anak generasi bangsa dari segala bentuk ancaman, mulai dari terorisme, narkoba, hingga perpecahan horizontal.

“Saat ini, perempuan dan laki-laki harus berkiprah bersama di berbagai bidang. Kita harus menyerukan perang terhadap narkoba, penggunaan IT secara positif, serta mencegah radikalisme yang dapat menciptakan terorisme,” kata Ketua Gerakan Pemberdayaan Swara Perempuan (GPSP) Linda Gumelar, dalam Diskusi Nasional bertajuk ‘Peran Perempuan dalam Pertahanan Keamanan’, di Jakarta, Rabu (19/7).

Linda menambahkan perempuan dalam keluarga sebagai kelompok terkecil dalam kesatuan masyarakat juga dituntut menginisiasi ketahanan keluarga. Yakni dengan membentuk karakter anak agar meneruskan estafet kebangsaan, serta memberikan pengaruh pada lingkungan supaya kembali pada komitmen NKRI dan kebihnekaan.

“Kemajuan teknologi punya dampak negatif juga. Anak jadi gampang dipengaruhi paham radikal dan selalu menginginkan hal instan,” tutur Mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) ini.

Sementara Deputi Bidang Partisipasi Masyarakat Kementerian PPPA Agustina Erni mengungkapkan ancaman terhadap anak saat ini semakin luas dan berjejaring. Ia mencontohkan, dalam sebuah kasus pihaknya menemukan anak-anak sakau (nge-fly, red) hanya dengan mengonsumsi sebuah obat flu yang biasanya dijual di pasaran, dalam jumlah tertentu. Hal ini menurutnya sangat mengkhawatirkan.

Pernyataan senada juga ditekankan oleh Asisten Deputi Gender Dalam Politik dan Pengambilan Keputusan KPPPA Darsono Sudibyo. Derasnya narkoba yang menyasar anak-anak saat ini, dikatakan dapat merusak sendi-sendi bangsa. Dalam bidang itulah perempuan dalam mengambil peran sebagai wujud pertahanan nasional.

“Tidak harus masuk militer. Mereka (perempuan) bisa menjalankan fungsi kontrol dan mampu mengatasi persoalan di tingkat keluarga,” ujar Darsono.

Rekomendasi Perempuan untuk Bangsa

Diskusi nasional hasil kerjasama Yayasan GPSP dan Kementerian PPPA juga menghasilkan butir-butir rekomendasi. Rekomendasi tersebut selanjutnya ditujukan kepada Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Badan Narkotika Nasional (BNN), dan Cyber Crime Mabes Polri.

“Saya harap GPSP dapat memberikan masukan kepada pemerintah, melalui KPPPA untuk menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun kebijakan serta langkah lebih lanjut,” kata Linda.

Beberapa rekomendasi itu antara lain, GPSP merekomendasikan KPPPA membangun kerjasama dalam menanggulangi bahaya narkotika, terorisme, dan teknologi informasi antar instansi /lembaga dan provinsi dengan melibatkan organisasi perempuan, LSM, dan pemerhati masalah perempuan dan anak.

Juga, BNN sebagai instansi yang berwenang dalam menanggulangi bahaya narkoba, lebih intensif terjun di tengah pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat, khususnya kelompok perempuan, dalam memberikan informasi bahaya narkoba; dan, BNPT lebih intensif menyosialisasikan bahaya paham radikalisme kepada pelajar, mahasiswa, masyarakat, khususnya  kelompok perempuan, serta pentingnya RUU Penanggulangan Terorisme segera disahkan menjadi Undang-Undang.

Social Comments and Sharing

Top view

22.02.2019

Ibu Linda Agum Gumelar

Pada Hari Kamis 21 Februari 2019 di Ruang Merica

+ View

12.02.2019

SOSIALISASI PANDUAN

Pada Hari Rabu 13 Februari 2019 Ibu Noesje

+ View

20.12.2018

Pembahasan Usulan

Kegiatan Berkala GPSP, rapat pengurus yang

+ View

11.09.2012

Memikul Indonesia di

Berkaca pada sejarah Indonesia, kiprah perempuan

+ View

11.09.2012

Menilik Kemajuan

Bagi salah satu pendiri GPSP, Prof Mayling Oey

+ View

11.09.2012

Keluarga Jadi Sekolah

Apa yang dilakukan Rini Soemarno terhadap empat

+ View

Most Popular

Ibu Linda Agum Gumelar ...

Pada Hari Kamis 21 Februari 2019 di Ruang Merica ...

+ View

Jika Melapor, Pecandu ...

Jakarta – Tidak dipungkiri peredaran narkotika di ...

+ View

Keluarga Jadi Sekolah ...

Apa yang dilakukan Rini Soemarno terhadap empat ...

+ View

Inspirasi Perempuan

Anita Mae: Keahlian Jadi ...

Jakarta – Pemberdayaan perempuan di Indonesia ...

Diskusi Nasional: Peran ...

Acara Diskusi Nasional bertajuk "Peran Perempuan ...

Atlet Indonesia Harus ...

Jakarta – Prestasi Indonesia di kancah Asia saat ...

Linda Gumelar Tak Mau ...

Setelah berhenti sebagai Menteri Pemberdayaan ...

  • Prev
  • Mitra & Partner
Template Settings
Select color sample for all parameters
Red Green Olive Sienna Teal Dark_blue
Background Color
Text Color
Select menu
Google Font
Body Font-size
Body Font-family
Direction
Scroll to top